Dampak Negatif Perubahan Tata Ruang Terhadap Ekosistem

Dampak Negatif Perubahan Tata Ruang Terhadap Ekosistem

Dampak Negatif Perubahan Tata Ruang Terhadap Ekosistem. Kebutuhan akan ruang terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Kebutuhan yang meningkat tersebut menuntut perubahan fungsi lahan. Sebagian lahan yang seharusnya tetap sebagai hutan, kemudian diubah menjadi lahan pertanian dan permukiman. Wilayah yang seharusnya dijadikan sebagai wilayah konservasi kemudian diubah menjadi lahan budidaya. Begitu pula lahan yang tadinya sebagai lahan pertanian banyak yang dialihfungsikan menjadi permukiman dan industri. Perubahan tata ruang tersebut berdampak pada ekosistem.


Dampak negatif yang ditimbulkan akibat perubahan tata ruang tersebut adalah:
  1. Hilangnya sejumlah spesies karena tidak adanya tempat hidup atau habitathya telah berubah.
  2. Spesies pemangsa tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tata ruang yang ada atau sengaja dibunuh manusia karena berbahaya. Akibatnya, mereka berkurang jumlahnya, bermigrasi ke tempat lain dan bahkan mengalami kepunahan.
  3. Hilangnya spesies pemangsa berdampak pada meningkatnya populasi spesies yang dimangsa. Sebagian diantaranya sangat berpengaruh buruk terhadap kesehatan manusia.
  4. Perubahan tata ruang juga mempengaruhi komponen fisik lainnya seperti perubahan tata air, udara, dan tanah, sehingga mempengaruhi kehidupan berbagai organisma.

0 Response to "Dampak Negatif Perubahan Tata Ruang Terhadap Ekosistem"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel