Arti Lambang Gerakan Pramuka Tunas Kelapa

Arti Lambang Gerakan Pramuka Tunas Kelapa. Sejenak mengingat kenangan masa disaat berbaris obor dimalam hari. Tak pernah terpikirkan sedekitpun kelak saat ini menjadi salah satu tenaga pendidikan di salah satu sekolah dasar swasta. Ingatan tertuju pada tanggal 17 Agustus selalu ada upacara kemerdekaan dan ketika malam 14 Agustus ada kegiatan upacara Pramuka. Tak lengkap bila tidak membuat obor dengan membawa kayu bakar untuk membuat api unggun bersama dengan suara lantang melakukan tepok pramuka 2x.

Buah kelapa (nyiur) dalam keadaan tumbuh lebih kita kenal dengan sebutan cikal. Istilah cikal merujuk pada cikal bakal. Cikal bakal dapat kita artikan sebagai generasi penurus bangsa, Seperti layaknya pada buah kelapa, cikal merupakan generasi baru pada sebuah pohon kelapa. Oleh karena itu, kegiatan pramuka diharapkan dapat menjadi sebuah upaya untuk menyiapakan generasi penerus bangsa Indonesia.
Arti Lambang Gerakan Pramuka Tunas Kelapa
Lambang Gerakan Pramuka Tunas Kelapa

Sejarah Singkat Lambang Gerakan Pramuka

Lambang gerakan pramuka dicipkan oleh Alm. Sumardjo Atmodipuro. Beliau merupakan pegawai tinggi departemen pertanian pada masa itu yang sekaligus merupakan seorang pembina yang sangat aktif. Lambang gerakan pramuka ini secara sah digunakan pada tanggal 14 Agustus 1961.

Mengapa gerakan pramuka di Indonesia dilambangkan dengan tunas kelapa?

Suatu pertanyaan yang mungkin anak-anak didik kita tentunya saat pertama mengenakan baju pramu tidak akan pernah bertanya akan hal itu. Namun kita sebagai tenaga pendidik seharusnya mengenalkan sejarah hingga lambang gerakan pramuka. Berikut ini merupakan makna lambing gerakan pramuka secara lengkap, sebagai berikut:

Buah kelapa dalam keadaan tumbuh mempunyai makna “cikal”.

Makna buah kelapa yang sedang tumbuh secara istilah adalah “cikal bakal” di Indonesia berarti: penduduk asli pertama yang menurunkan generasi baru. Jadi, buah kelapa/nyiur yang tumbuh mempunyai kiasan bahwa setiap pramuka adalah usur utama bagi kelangsungan hidup bangsa Negara Indonesia

Buah kelapa/nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat, ulet, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.

Kelapa dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya.

Hal tersebut dapak dimaknai bahwa setiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat dimana dia berada dan dalam keadaan bagaiaman juga.

Kelapa tumbuh menjulang lurus keatas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia.

Hal tersebut dapak dimaknai bahwa setiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

Akar kelapa tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.

Hal tersebut mengkiaskan tekad kuat dan keyakinan tiap yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

Kelapa adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.

Hal tersebut mengkiaskan bahwa setiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaanya kepada kepentingan Tanah air, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Pemakaian lambang pramuka sebagai lencana dan digunakan dalam tanda-tanda, papan nama, bendera alat administrasi gerakan pramuka dan lainya dalam setiap kegiatan pramuka sesuai dengan aturan yang berlaku.

0 Response to "Arti Lambang Gerakan Pramuka Tunas Kelapa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel