Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Peran Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran

Dokumen Guru. Peran Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran. Guru senantiasa membina komunikasi yang efektif agar peserta didik dapat melaksanakan perannya dalam pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.

Keterlibatan guru dalam proses pembelajaran menjadi sangat penting dalam menghasilkan peserta didik pintar. Untuk menjadikan siswa pintar, kita dapat memperhatikan penjelasan peran guru dan peserta didik dibawah ini.
[www.dokumenguru.com] Peran Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran
Ilustrasi: dokumenguru.com

Peran Guru dalam Proses Pembelajaran

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Adapun peran guru dalam proses pembelajaran, yaitu mempersipkan pembelajaran dan memfasilitasi kegiatan pembelajaran.


Mempersiapkan Pembelajaran
Mempersiapkan pembelajaran, antara lain sebagai berikut:
  1. Guru merencanakan cara-cara agar setiap peserta didik aktif partisipatif dalam pembelajaran.
  2. Menyusun skenario pelaksanaan inquiry dengan mempersiapkan pokok bahasan yang akan dikaji.
  3. Mempersiapkan bahan-bahan bahan materi yang diperlukan dalam investiogasi dan diskusi
  4. Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk mendalami diskusi dan mengembangkan critical thinking
  5. Mencari dan mempersiapkan bahan untuk menstimulir pemikiran peserta didik mengawali pembelajaran
  6. Memiliki ketrampilan, pengetahuan, dan perilaku kebiasaan serta pola pikir yang diperlukan dalam pembelajaran HOTS.
  7. Menguasai tehnik dan merencanakan cara cara untuk mendorong peserta didik berpartisipasi dan memiliki tanggung jawab dalam pembelajaran.
  8. Memastikan pembelajaran fokus pada tujuan yang akan dicapai.
  9. Antisipasi antisipasi munculnya pertanyaan dan saran yang tidak diduga atau diharapkan.
  10. Mempersiapkan lingkungan kelas dengan perlatan, bahan-bahan, dan sumber sumber yang diperlukan guna belangsungnya pembelajaran.

Memfasilitasi Kegiatan Pembelajaran
Memfasilitasi kegiatan pembelajaran, antara lain:
  1. Mempersiapkan kerangka pembelajaran dalam bentuk catatan harian, mingguan, bulanan dan bahkan tahunan. Juga dirumuskan penekanan kompetensi yang dikembangkan dan model serta pengembangan kebiasaan perilaku dan pola pikir peserta didik.
  2. Menciptakan suasana kelas yan bebas, nyaman dan mnyenangkan untuk aktivitas berpikir
  3. Memberikan pedoman sesuai dengan bahan atau pokok yang akan dikaji
  4. Memami bahwa mengajar merupakan bagian kesatuan dalam proses pembelajaran.
  5. Mengajukan pertanyaan pertanyaan untuk mendorong berpikir mulai peertanyaan inferensial, peranyaan interpretatif, pertanyaan transfer dan pertanyaan hipotetik, sebagai sarana mengantarkan peserta didik dalam proses pembelajarn.
  6. Menghargai dan mendorong munculnya tanggapan dan manakala tanggapan kurang tepat atau adalah kesalahan konsep, guru membawa peserta didik melakukan eksplorasi secara efektif untuk menemukan mengapa terjadi kesalahan konsepsi dan menemukan konsep yang benar. Dengan demikian peserta didik akan memiliki cara cara untuk melakuakn sesuatu lebih benar.
  7. Menghilangkan hambatan pembelajaran dan apa bila diperlukan memberikan petunjuk kepada peserta didik.
  8. Melakukan asesmen perkembangan peserta didik dan memberikan fasilitas dalam pembelajaran.
  9. Mengkontrol kelas meski secara tidak langsung
  10. Memonitor kegiatan peserta didik.

Peran Siswa dalam Proses Pembelajaran

Siswa memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Beberapa peran yang dapat dimainkan oleh siswa dalam proses pembelajaran, yaitu: sebagai pembelajar, tertantang dan bersemangat melakukan eksplorasi, mempertanyakan, mengajukan eksplanasi, dan melakukan observasi, merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan melakukan evaluasi dan kritik atas apa yang telah dilakukan.


1. Pembelajar
Sebagai pembelajar, sebagai berikut:
  • Senantiasa terus belajar.
  • Menunjukan kemauan mempelajari lebih lanjut.
  • Kerja bekerjasama dengan guru dan temanya.
  • Menunjukan percaya diri dalam belajar, menunjukan kemauan memahamai dan mengubah menambah gagasan, berani menanggung resiko serta cukup skeptic terhadap sesuatu yang baru.

2. Tertantang dan Bersemangat Melakukan Eksplorasi.
Tertantang dan bersemangat melakukan eksplorasi, sebagai berikut:
  • Menunjukan rasa keinginan tahu dan melakukan observasi, mengkaji, memahami.
  • Mencari, bahan bahan, fakta, data, informasi yang diperlukan.
  • Mendsikusikan dengan teman dan guru tentang apa yang diobservasi atau dikaji atau pertanyaan yang diajukan.
  • Mencoba untuk menguji gagasan sendiri.

3. Mempertanyakan, Mengajukan Eksplanasi, dan Melakukan Observasi.
Mempertanyakan, mengajukan eksplanasi, dan melakukan observasi, antara lain:
  • Peserta didik mengajukan pertanyaan, baik lewat verbal maupun perilaku.
  • Peserta didik mengajukan pertanyaan yang mengarah pada kegiatan lebih lanjut.
  • Peserta didik melakukan pengamatan secara kritis, mendengarkan secara serius, menyampaikan gagasan scara jelas dan sopan.
  • Peserta didik menilai dan mempertanyakan sebagai bagian dari pembelajaran.
  • Peserta didik mengembangkan keterkaitan antara informasi baru dengan pengetahuan yang telah dimiliki.

4. Merencanakan dan Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran
Merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran, anatara lain:
  • Peserta didik merencanakan cara mencoba gagasannya.
  • Peserta didik merencanakan untuk melakukan ferivikasi, mengembangkan, mengkonfrmasi atau membuang gagasannya.
  • Peserta didik melakukan kegiatan dengan menggunakan alat, melakukan observasi, mngevaluasi, dan mencatat informasi.
  • Peserta didik dan mensortir informasi.
  • Peserta didik mengkaji secara detail, mengikuti urutan kegiatan, memahami adanya perubahan, dan mengkaji persamaan dan perbedaan yang terjadi.

5. Melakukan Evaluasi dan Kritik
Melakukan evaluasi dan kritik atas apa yang telah dilakukan, antara lain:
  • Peserta didik mengembangkan indikator untuk mengevalausi kerja mereka sendiri.
  • Peserta didik mengidendifikasi kelemahan dan kelebihan dari apa yang telah mereka kerjakan.
  • Peserta didik melakukan refleksi atas yang mereka kerjakan dengan teman dan gurunya.

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai perencana, pelaksana, dan evaluator. Guru harus mampu menyusun rencana pembelajaran yang tepat sesuai dengan tujuan pembelajaran, memilih metode dan media yang sesuai dengan kebutuhan siswa, serta mampu mengelola kelas dan memotivasi siswa agar terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru juga bertanggung jawab untuk mengevaluasi hasil belajar siswa dan memberikan umpan balik yang bermanfaat bagi perkembangan siswa.

Siswa memiliki peran yang tidak kalah penting dalam proses pembelajaran, yaitu sebagai pelajar yang aktif dan terlibat dalam proses belajar mengajar. Siswa harus mampu mengikuti perintah guru, mengajukan pertanyaan, dan mengemukakan pendapat secara bertanggung jawab. Selain itu, siswa juga harus mampu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru dengan baik dan tepat sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Dengan demikian, peran siswa dalam proses pembelajaran adalah sebagai pelajar yang aktif dan terlibat secara efektif dalam proses belajar mengajar.

Ikuti artikel menarik lainnya di Google News

Posting Komentar untuk "Peran Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran"