Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku

Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku

Dokumen Guru. Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku. Pada kesempatan ini admin akan berbagi rangkuman materi pelajaran untuk kelas 4 SD Tema 9 Kayanya Negeriku. Rangkuman ini diambil dari Buku Kurikulum 2013 Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku.


[www.dokumenguru.com] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku
Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku

Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7  Indahnya Keragaman di Negeriku

Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran PPKn

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku

Sikap yang perlu dikembangkan adalah menghormati dan menghargai keberagaman bangsa Indonesia. Sikap menjaga keberagaman dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
  1. Berteman tanpa membeda-bedakan suku dan agama
  2. Menghormati teman yang sedang beribadah
  3. Tidak mengejek teman karena logat bahasa yang berbeda
  4. Menghormati setiap pekerjaan yang kita temui
Sikap yang dapat dilakukan oleh siswa untuk melestarikan bahasa daerah, antara lain:
  1. Bangga saat menggunakan bahasa daerah
  2. Menghargai teman yang menggunakan bahasa daerah
  3. Mau mempelajari bahasa daerah lain
  4. Tidak mengejek bahasa daerah lain

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku

Sikap yang dapat melestarikan pakaian adat, antara lain:
  1. Mencintai pakaian adat. Karena bila kita cinta maka kita akan melakukan segala cara untuk melindunginya.
  2. Tidak merasa malu menggunakan pakaian adat. Saat kita memakai pakaian adat dengan rasa bangga, nilai seninya akan semakin terpancar.
  3. Memperkenalkan pakaian adat kepada khalayak umum.
  4. Mengadakan pelatihan pembuatan pakaian adat. Hal ini bisa membantu keberlangsungan produksi pakaian adat itu sendiri.
  5. Mengadakan pameran atau event khusus pakaian-pakaian adat. Sebisa mungkin sering dilakukan agar kebudayaan yang satu ini tidak hilang.

Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

Sikap toleransi antarumat beragama dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
  1. Tidak menghina agama yang diyakini orang lain.
  2. Tidak memaksakan agama kepada orang lain.
  3. Menghormati agama yang diyakini orang lain.
  4. Beribadah dengan baik sesuai ajaran agama yang dianut.
  5. Hormat menghormati dan saling bekerja sama antarumat beragama.
  6. Memberi kesempatan kepada pemeluk agama lain untuk beribadah.
  7. Menjaga kerukunan antarumat beragama, intern umat beragama, dan antar umat beragama dan pemerintah
Sikap toleran dalam keragaman suku dan ras dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
  1. Bersikap sikap dan perilaku baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku dan ras mana pun.
  2. Senantiasa menghargai dan menghormati harkat dan martabat setiap manusia.
  3. Kita harus bisa menerima suku-suku dan ras bangsa lain.
Sikap Toleran dalam Keragaman Sosial Budaya
  1. Bangga terhadap kebudayaan dalam negeri.
  2. Menyaring budaya asing yang masuk Indonesia.
  3. Mengetahui dan selalu mencari informasi keanekaragaman budaya bangsa Indonesia.
  4. Menghormati kelompok lain yang menjalankan kebiasaan sosial dan adat istiadatnya.
  5. Menghargai hasil kebudayaan suku bangsa lain.
  6. Mempelajari dan menguasai seni budaya bangsa sesuai minat dan kesenangannya.
  7. Melestarikan dan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan.
Sikap Toleran dalam Keragaman Gender dan Mengembangkan Kesetaraan Gender
  1. Tidak membeda-bedakan laki-laki dan perempuan dalam berteman.
  2. Memberikan hak yang sama antara laki-laki dan perempuan.
  3. Tolong-menolong tanpa membedakan jenis kelamin

[Unduh] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran PPKn PDF


Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran  Bahasa Indonesia

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku

Kata-Kata Sulit
  1. Slogan artinya kalimat pendek yang menarik dan mudah diingat.
  2. Sesnsus penduduk artinya penghitungan jumlah penduduk dalam jangka waktu tertentu oleh pemerintah.
  3. Adat artinya aturan atau kebiasaan yang telah dilakukan sejak dahulu.
  4. Budaya artinya suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.
  5. Tradisi artinya adat kebiasaan turun-temurun dari nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat.
  6. Tradisional adalah sikap dan cara berpikir serta bertindak yang sellau berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang ada secara turun- temurun.
  7. Teknologi artinya keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan hidup manusia.
  8. Modern mempunyai arti sikap dan cara berpikir serta cara berpikir serta cara bertindak sesuai dengan tuntutan zaman.
Pokok Pikiran Paragraf
Ide pokok disebut juga pokok pikiran atau gagasan utama merupakan masalah utama yang dibahas atau diungkapkan dalam bacaan . Ide pokok paragraf dapat terletak di awal paragraf, di akhir kalimat , di tengah paragraf. Cara menentukan pokok pikiran pada paragraph, sebagai berikut:
  1. Membaca seluruh kalimat dalam paragraf.
  2. Menandai kalimat awal, kalimat akhir , atau kalimat awal dan akhir kalimat.
  3. Menandai pikiran pokok yang terdapat di awal awal, akhir , atau awal dan akhir kalimat.

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku

Keunikan Rumah Adat Minangkabau
  1. Tingkat pertama disebut Lutur.
  2. Tingkat kedua disebut lobo
  3. Tingkat ketiga disebut lentar
  4. Tingkat keempat disebut lempa rae
  5. Tingkat kelima disebut hekang kode
Keunikan Pakaian Adat Wanita Minangkabau
  1. Pakaian adat wanita Minang disebut Limpapeh rumah nan gadang.
  2. Bagian-bagian pakaian adat wanita Minangkabau
  • Bagian atas disebut baju batabu
  • Bagian bawah berupa kain atau sarung
  • Bagian pelengkap

Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

Kata-Kata Sulit
  1. Adat artinya aturan atau kebiasaan yang telah dilakukan sejak dulu.
  2. Toleransi artinya bersikap menghargai orang lain.
  3. Sikap artinya perilaku , bentuk tubuh , perbuatan yang berdasarkan pada pendirian .
  4. Desainer artinya perancang, pendesain.

[Unduh] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia PDF


Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran IPA

Subtema 1 Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku

Gaya merupakan besaran berupa tarikan atau dorongan yang membuat benda bergerak. Jenis-jenis gaya antara lain:
  1. Gaya otot merupakan gaya yang dihasilkan oleh tenaga otot manusia/hewan. Contoh: menendang bola, membawa air dalam ember.
  2. Gaya gesek merupakan gaya yang dihasilkan oleh dua permukaan benda yang saling bersentuhan, besar kecilnya gaya dipengaruhi kasar halusnya permukaan benda. Contoh: mengerem sepeda, gesekan alas sepatu dengan lantai agar kita dapat berjalan tanpa tergelincir.
  3. Gaya pegas merupakan gaya yang membuat benda memantul atau terlontar seperti pegas. Contoh: bermain ketapel.
  4. Gaya magnet merupakan gaya yang tarikan atau dorongan yang dihasilkan magnet, tidak tampak tetapi dapat menarik benda logam yang ada di dekatnya. Contoh: kutub utara dan selatan bumi (magnet alam), magnet batang/silinder/bentuk u/tapal kuda (magnet buatan).
  5. Gaya gravitasi merupakan gaya yang gaya tarik yang menyebabkan semua benda di permukaan bumi tertarik menuju ke arah bawah (pusat bumi), besarnya dipengaruhi ketinggian tempat. Contoh: apel jatuh dari pohon.
  6. Gaya listrik merupakan gaya yang menghasilkan energi listrik yang berguna untuk menyalakan alat elektronik. Contoh: televisi, kipas angin.

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku

Manfaat gaya listrik, antara lain:

1. Penerangan
Listrik membuat kita dengan mudah menyalakan lampu saat keadaan gelap.

2. Menyalakan alat elektronik
Tanpa adanya listrik, alat-alat elektronik tidak akan bisa menyala.

3.Baterai
Baterai adalah media penyimpanan listrik yang dapat digunakan menyalakan ponsel, laptop, dan arloji.

4. Keperluan industri
Listrik digunakan untuk menyalakan mesin-mesin produksi dalam industri.

5. Transportasi
Moda transportasi seperti KRL, mobil listrik, atau motor listrik bersifat lebih ramah lingkungan.

6. Ilmu pengetahuan
Ditemukannya listrik memancing lebih banyak pengetahuan tentang elektronika.

Contoh perubahan energi listrik, antara lain:
  1. Saat arus listrik mengalir melewati bohlam, bohlam akan menyala. Energi listrik berubah menjadi energi cahaya.
  2. Saat arus listrik mengalir melewati motor di dalam kipas angin, motor akan berputar dan menggerakkan bilah-bilah kipas. Energi listrik berubah menjadi energi gerak.
  3. Saat arus listrik melewati elemen pemanas di dalam setrika, elemen akan menjadi panas. Energi listrik berubah menjadi energi panas.
  4. Pada lemari pendingin, arus listrik akan memutar motor pada mesin lemari pendingin dan membuat bahan pendingin bekerja.
Listrik statis dan listrik dinamis
  1. Listrik statis merupakan listrik yang diam dan tidak mengalir, contoh pada peristiwa kertas yang menempel pada penggaris yang digosokkan ke rambut.
  2. Listrik dinamis merupakan listrik yang mengalir terus menerus atau mengalir dalam suatu rangkaian listrik, contoh aliran listrik di dalam rumah kita yang menyebabkan alat listrik menyala/bisa digunakan.
  3. Setiap benda netral mempunyai dua muatan yaitu, yaitu muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron) dalam jumlah yang sama.
  4. Saat penggaris digosok-gosokkan pada rambut kering, elektron dari rambut berpindah ke penggaris. Akibatnya penggaris bermuatan negatif. Sisi kertas yang dekat dengan penggaris bermuatan positif, sehingga potongan kertas ditarik oleh penggaris. Tarik-menarik penggaris plastik dan potongan kertas ini merupakan satu bentuk gaya listrik.
Listrik mengalir melalui benda-benda penghantar.
  1. Penghantar listrik yang baik dinamakan konduktor , contoh listrik dapat mengalir melalui benda yang terbuat dari logam misalnya besi, tempaga, alumunium.
  2. Penghantar listrik yang buruk/tidak baik dinamakan isolator, contoh listrik tidak dapat mengalir pada bendayang terbuat dari plastik, kain, kaca.

Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

A. Magnet
Gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan oleh magnet. Hanya benda yang mengandung unsur besi atau baja yang akan menempel ke magnet. Benda yang terbuat dari plastik atau kertas tidak akan tertarik dan menempel ke magnet.

Berdasarkan asalnya, magnet dibedakan menjadi 2, yaitu:
  1. Magnet alam merupakan magnet yang terbentuk secara alami
  2. Magnet buatan merupakan magnet yang dibuat oleh manusia.
Kegunaan magnet, antara lain:
  1. Penunjuk arah pada kompas
  2. Magnet dapat digunakan pada kotak pensil
  3. Magnet digunakan pada alat-alat berat untuk mengangkat benda yang terbuat dari besi.
  4. Pada sebuah ujung gunting yang berfungsi untuk memudahkan dalam mengambil jarum jahit.
  5. Terdapat di bel listrik yang berfungsi untuk menggerakkan pemukul lonceng.
  6. Terdapat di papan catur yang berfungsi agar catur tidak mudah terguling.
  7. Terdapat pada dinamo sepeda dan generator yang berfungsi untuk membangkitkan sebuah tenaga listrik.
Magnet dapat dibuat dengan 3 cara, yaitu:

1. Cara induksi
Membuat magnet dengan cara menempelkan magnet pada benda magnetis yang akan dibuat magnet.

2. Cara gosokan
Membuat magnet dengan cara menggosok-gosokkan baja atau besi yang akan dibuat magnet.

3. Cara aliran listrik
Cara ini disebut juga elektromagnetik. Sifat kemagnetannya sementara dan mudah hilang.

B. Gaya Gravitasi
Gaya gravitasi disebut juga gaya tarik adalah kekuatan bumi untuk menarik benda ke bawah. Jika kita melemparkan bola ke atas, maka bola akan jatuh ke bawah. Demikian juga buah yang ada di pohon, jika rontok akan jatuh ke bawah.

Manfaat gaya gravitasi dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
  1. Mempermudah kegiatan manusia sehari-hari.
  2. Membuat semua benda yang ada di Bumi berada pada tempatnya.
  3. Sebagai prinsip dasar ilmu penerbangan.
  4. Sebagai olahraga dan juga hiburan.
  5. Membuat semua benda memiliki berat atau massa.
  6. Sebagai sumber energi.
  7. Menjaga satelit buatan supaya berapa pada orbitnya.
C. Gaya gesek
Gaya gesek adalah gaya berlawanan arah yang dihasilkan oleh suatu benda ke benda lain yang dipengaruhi oleh permukaan benda. Contoh: gaya gesek antara telapak tangan dengan benda yang dipegang atau gaya gesek antara telapak kaki dengan lantai, gaya gesek antara lemari dengan lantai saat didorong.

Manfaat gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari, antara lain;
  1. Benda dapat mudah dipegang karena adanya gaya gesek.
  2. Ban mobil dapat dibuat dari bahan karet dan permukaannya beralur-alur agar tidak tergelincir.
  3. Rem digunakan untuk menghentikan sepeda.
  4. Ampelas digosokkan ke permukaan kayu agar halus.
  5. Gergaji digosok-gosokkan pada kayu agar terpotong .

[Unduh] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran IPA PDF


Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran IPS

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku

Keragaman di Indonesia Keragaman Budaya: variasi jenis-jenis budaya yang dihasilkan oleh berbagai suku bangsa, berkaitan dengan kekayaan alam dan luasnya wilayah. Keragaman Sosial dan Budaya: sumber daya yang membuat Indonesia dikenal dunia. Keragaman Ekonomi: berbagai jenis mata pencaharian penduduk, misal: petani, nelayan, pedagang, dan pengusaha.

Keragaman Indonesia
Keragaman di Indonesia dipengaruhi oleh:

1. Letak Strategis Wilayah Indonesia
Letak Indonesia sangat strategis, yaitu berada di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

2. Kondisi Negara Kepulauan
Keadaan geografi Indonesia merupakan wilayah kepulauan yang terdiri atas 13.466 pulau

3. Perbedaan Kondisi Alam
Keadaan alam Indonesia tersebut memengaruhi keanekaragaman masyarakatnya.

4. Keadaan Transportasi dan Komunikasi
Kemudahan sarana transportasi dan komunikasi memudahkan masyarakat berhubungan dengan masyarakat lain

5. Penerimaan Masyarakat terhadap Perubahan Keterbukaan masyarakat terhadap sesuatu yang baru, baik yang datang dari dalam maupun luar masyarakat,

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku

Suku Bangsa/Etnis merupakan golongan manusia yang mengidentifikasikan diri dengan sesamanya berdasarkan garis keturunan yang dianggap sama, merujuk kepada kesamaan budaya, bahasa, agama, dan perilaku. Ciri suku bangsa, antara lain: 
  1. Bersifat tertutup dari kelompok lain.
  2. Memiliki nilai dasar yang tercermin dalam kebudayaan
  3. Memiliki komunikasi dan interaksi
Beberapa contoh keragaman Bangsa Indonesia, antara lain:
  1. Suku Bangsa: Jawa, Sunda, Madura, Bugis.
  2. Bahasa Daerah: Bahasa Jawa, Bahasa Sunda, Bahasa Bali, Bahasa Banjar.
  3. Rumah Adat: Rumah Joglo (Jawa Tengah), Rumah Gadang (Sumatera Barat).
  4. Tarian Daerah: Tari Jaipong (Jawa Barat), Tari Piring (Sumatera Barat).
  5. Pakaian Adat: Kebaya (Jawa Tengah), Baju Bodo (Sulawesi Selatan).
  6. Upacara Adat: Upacara Ngaben (Bali), Upacara Yadnya Kasada (Jawa Timur).
  7. Lagu Daerah: Ampar-ampar Pisang (Kalimantan Selatan), Manuk Dadali (Jawa Barat).
  8. Makanan Daerah: Gudeg (DI Yogyakarta), Ayam Taliwang (Nusa Tenggara Barat).
  9. Senjata Tradisional: Kujang (Jawa Barat), Rencong (Nanggroe Aceh Darussalam)

Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

Keragaman Agama di Indonesia.
  1. Islam
  2. Kristen
  3. Katolik
  4. Hindu
  5. Buddha
  6. Konghucu

[Unduh] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran IPS PDF


Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran SBdP

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku

Tempo adalah cepat dan lambatnya sebuah lagu. Kecepatan dalam suatu birama diukur dengan menggunakan sebuah alat yang disebut metronome dan keybord. Biasanya, tempo sebuah lagu dituliskan di bagian kiri atas lagu. Berikut ini beberapa tanda tempo beserta artinya:
  1. Largo artinya lambat sekali
  2. Lento artinya lebih lambat
  3. Adagio artinya lambat
  4. Andante artinya sedang
  5. Moderato artinya sedang agak cepat
  6. Allegro artinya cepat
  7. Vivace artinya lebih cepat
  8. Presto artinya cepat sekal

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku

Pola lantai adalah garis imajiner yang dilalui oleh penari saat melakukan gerak tari. Secara umum, pola lantai berupa garis lurus atau garis lengkung.

Bentuk pola garis lurus dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya horizontal, diagonal, garis lurus ke depan, zig-zag, segitiga, segi empat, dan segi lima. Bentuk pola garis lengkung dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya lingkaran, angka delapan, garis lengkung ke depan, dan garis lengkung ke belakang.

Pola lantai garis lurus biasanya dilakukan pada jenis tari berpasangan atau kelompok. Contoh tarian yang menggunakan pola lantai garis lurus seperti tarian Bedaya di Keraton Jawa
Pola lantai garis lurus dapat dilakukan dengan berbagai level, seperti:
  1. Level rendah, seperti berbaring atau duduk
  2. Level sedang, seperti berlutut atau jongkok
  3. Level tinggi, seperti berdiri, jinjit, atau melompat dan melayang
Pola garis lengkung yaitu garis lingkaran, angka delapan, membentuk huruf U, dan lengkung ular. Pola ini memberikan kesan lembut. Pola lantai garing lengkung terdapat pada tari Kecak-Bali yang membentuk lingkaran. Pola lantai garis lengkung juga terdapat pada tari Randai dari Minangkabau, di mana penari berjalan mengelilingi pentas membentuk lingkaran. Di daerah Flores dapat dijumpai tari dengan menggunakan garis lengkung, yaitu tari Gawi.

Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku

A. Montase
Montase merupakan karya seni yang dibuat dari berbagai foto atau gambar yang digabungkan dengan gambar tangan, gambar-gambar tersebut bisa terdiri atas berbagai macam gambar yang berasal dari foto, majalah, atau bahan lainnya. Gambar-gambar itu diatur sedemikian rupa sehingga membuat gambar baru yang mencapai makna.

Kelebihan dari montase menurut adalah dapat menggali potensi siswa dalam menggabungkan gambar satu dengan yang lainnya sehingga menjadi satu kesatuan dan menghasilkan sebuah karya yang menarik. Selain itu juga dapat mengembangkan daya imajinasi siswa dalam menghasilkan berbagai hasil karya yang menarik.

Alat dan bahan yang diperlukan sebagai berikut:
  1. Kertas gambar
  2. Gambar-gambar yang sudah ada
  3. Lem kertas
  4. Gunting
  5. Alat gambar (pensil, spidol, pensil warna)
Cara membuat karya montase adalah sebagai berikut:
  1. Tentukan tema karya, misalnya tentang keragaman budaya di Indonesia.
  2. Buatlah rancangan karya montase pada selembar kertas.
  3. Carilah gambar-gambar sesuai rancangan. Gambar-gambar dapat kamu peroleh dari buku bekas, majalah, atau koran bekas.
  4. Guntinglah gambar-gambar yang kamu peroleh.
  5. Rekatkan potongan gambar-gambar pada kertas sesuai rancangan.
  6. Jika perlu, lengkapi dengan gambar dengan menggunakan pensil, lalu warnailah.
B. Mozaik
Mozaik adalah pembuatan karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang menggunakan bahan dari kepingan-kepingan yang sengaja dibuat dengan cara dipotong-potong atau sudah dibentuk potongan. Potongan-potongan tersebut kemudian disusun dengan cara ditempelkan pada bidang datar menggunakan lem.

Kepingan benda-benda itu, antara lain kepingan pecahan keramik, potongan kaca, potongan kertas, potongan daun, dan potongan kayu. Untuk membuat garis yang membatasi ruangan atau bidang digunakan tempelan-tempelan yang berbeda warna.

Mozaik dibuat dari bahan-bahan yang sifatnya lembaran atau kepingan yang kemudian ditempel pada bidang datar sehingga membentuk sebuah gambar.

Mozaik merupakan salah satu jenis karya seni yang mengandung kreativitas tinggi. Hal ini karena karya mozaik mengandung beberapa unsur di dalamnya seperti seni tempel, gambar, dan lainnya. Oleh kerena itu, jenis seni rupa satu ini sangat cocok digunakan untuk mengembangkan potensi serta meningkatkan kreativitas anak. Langkah-langkah membuat mozaik, antara lain:

Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam membuat mozaik.
  1. Kertas origami, kertas koran/majalah bekas, dan biji-bijian
  2. Lem
  3. Pensil
  4. Penghapus
  5. Kertas gambar A4
  6. Gunting/pelubang kertas
Cara membuat karya mozaik adalah sebagai berikut:
  1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
  2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.
  3. Potong-potong kain atau kertas menjadi potongan kecil-kecil.
  4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.
Perbedaan antara mozaik dengan kolase adalah, pada mozaik, gambar disusun oleh panel, potongan atau bagian berwarna, sementara pada kolase, gambar disusun oleh foto atau gambar lainnya.

C. Kolase
Kolase merupakan teknik dalam pembuatan karya seni yang dibuat dengan cara menyusun gambar dengan menggunakan kain, kertas Koran, dan biji-bijian. Komposisi bahan penyusun yang berbeda ini kemudian direkatkan pada permukaan gambar.

Bahan-bahan untuk membuat kolase bisa menggunakan berbagai jenis bahan. Kolase juga dapat dibuat menggunakan bahan dari jenis yang sama, tetapi biasanya memiliki motif atau karakter yang berbeda seperti kertas krep, origami, dan kertas koran.

Dengan melakukan kegiatan kolase, anak-anak akan dilatih untuk belajar tekun dalam menyelesaikan desain kolase. Mengerjakan kolase membutuhkan konsentrasi supaya berhasil menyusun kolase menjadi bentuk yang sempurna. Dengan hal ini, anak-anak mampu melatih konsentrasinya.

Siapkan bahan-bahan berikut ini.
  1. Selembar kertas, bisa kertas karton atau kertas sketsa/gambar
  2. Lem
  3. Gunting
  4. Koran bekas
  5. Gambar
Cara membuat karya kolase adalah sebagai berikut
  1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
  2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.
  3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.
  4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar menggunakan lem.

D. Aplikasi
Aplikasi merupakan karya seni yang dibuat dengan cara menempelkan guntungan-guntingan kain yang dibentuk sesuai dengan keinginan, misalnya: buah, bunga, binatang, mobil, pesawat dan lain-lain. Aplikasi dapat dijadikan alternatif untuk menghias baju yang polos atau menutupi kain yang sobek sehingga terlihat lebih bagus. Selain menghias kain aplikasi ini ternyata juga dapat menutupi kain yang sobek. Supaya kain yang ditempel tidak lepas sebaiknya menggunakan benang dan jarum yang sesuai dengan ketebalan kain.

Siapkan bahan-bahan berikut ini.
  1. Selembar kertas/kain
  2. Lem
  3. Gunting
  4. Benang dan jarum
  5. Gambar
Cara membuat hasil karya seni aplikasi adalah sebagai berikut.
  1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).
  2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.
  3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.
  4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.
Secara umum persamaan karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik dapat ditemukan pada teknik pembuatannya yang sama-sama dengan cara tempel. Sementara perbedaan dari karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik dapat dilihat dari bahan yang digunakan.

[Unduh] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Muatan Mata Pelajaran SBdP PDF


[Unduh] Rangkuman Materi Kelas 4 SD Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku PDF




Sumber:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Buku Siswa Tematik Kelas 4 Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.