Download Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru 2026 Lengkap (Format Word)
Dokumen Guru – Modul ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran penting yang membantu guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran secara sistematis. Seiring dengan berkembangnya paradigma pendidikan, hadir pendekatan Deep Learning atau Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) yang menekankan pembelajaran bermakna, berpusat pada murid, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Bagi guru Kelas 6 SD, keberadaan Modul Ajar Deep Learning menjadi solusi praktis dalam menyelenggarakan pembelajaran yang aktif, menantang, dan sesuai dengan tahap perkembangan murid. Pada jenjang ini, murid berada pada fase akhir pendidikan dasar sehingga membutuhkan pengalaman belajar yang mampu memperkuat penguasaan kompetensi, membentuk karakter, serta mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Pendekatan Deep Learning membantu guru menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian materi, tetapi juga pada pemahaman konsep secara mendalam dan penerapannya dalam kehidupan nyata.
![]() |
| Ilustrasi: dokumenguru.com |
Apa Itu Modul Ajar Deep Learning?
Modul ajar Deep Learning adalah perangkat pembelajaran yang dirancang berdasarkan prinsip belajar sadar (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Ketiga prinsip tersebut saling melengkapi untuk menciptakan pengalaman belajar yang mendalam dan berdampak positif bagi perkembangan murid.
Dalam penerapannya di Kelas 6 SD, pembelajaran dikemas melalui berbagai aktivitas yang mendorong murid untuk aktif mengamati, bertanya, mencari informasi, berdiskusi, melakukan investigasi sederhana, memecahkan masalah, hingga merefleksikan pengalaman belajar yang diperoleh.
Murid tidak hanya diajak untuk menghafal informasi, tetapi juga memahami konsep secara utuh, menghubungkan berbagai pengetahuan yang dimiliki, serta mampu menerapkannya dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Memahami Isi Modul Ajar Deep Learning
Penyusunan modul ajar berbasis Deep Learning memiliki beberapa komponen penting yang saling berkaitan untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal.
A. Identitas Modul
Bagian identitas modul memuat informasi umum mengenai pelaksanaan pembelajaran, seperti nama satuan pendidikan, mata pelajaran, fase atau kelas, semester, alokasi waktu, nama penyusun, dan tahun pelajaran. Identitas modul berfungsi sebagai acuan administratif sekaligus memudahkan guru dalam mengorganisasi proses pembelajaran.
B. Identifikasi Kesiapan Murid
Guru perlu memahami kondisi awal murid Kelas 6 SD sebelum melaksanakan pembelajaran. Identifikasi ini dapat mencakup:
- Kemampuan literasi dan numerasi yang telah dimiliki murid.
- Pengalaman belajar pada kelas sebelumnya.
- Minat dan bakat murid dalam berbagai bidang.
- Kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
- Kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi.
- Kemandirian dalam mengelola proses belajar.
- Kesiapan menghadapi transisi menuju jenjang SMP.
- Kebutuhan belajar berdasarkan karakteristik visual, auditori, maupun kinestetik.
Dengan memahami kesiapan murid, guru dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, kemampuan, dan potensi setiap individu.
C. Karakteristik Materi Pelajaran
Materi pembelajaran pada Kelas 6 SD hendaknya disajikan secara kontekstual, menantang, dan mendorong murid untuk berpikir lebih mendalam. Analisis materi dapat mencakup:
- Tingkat kompleksitas materi sesuai perkembangan murid.
- Keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari.
- Nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan.
- Peluang penerapan melalui kegiatan investigasi, eksperimen, diskusi, maupun proyek sederhana.
Analisis ini membantu guru menyusun pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mudah dipahami oleh murid.
D. Dimensi Profil Lulusan
Pembelajaran mendalam tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter murid melalui berbagai dimensi profil lulusan, antara lain:
- Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, yaitu membiasakan beribadah, bersikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan menghormati sesama.
- Kewargaan, yaitu menunjukkan sikap cinta tanah air, menghargai keberagaman, mematuhi aturan, serta berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
- Penalaran kritis, yaitu kemampuan mengidentifikasi informasi, menganalisis, mengevaluasi, serta menarik kesimpulan berdasarkan data dan fakta.
- Kreativitas, yaitu kemampuan menghasilkan ide, solusi, atau karya yang inovatif dan bermanfaat.
- Kolaborasi, yaitu bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
- Kemandirian, yaitu mengelola proses belajar, menunjukkan inisiatif, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
- Kesehatan, yaitu menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga keseimbangan fisik dan mental.
- Komunikasi, yaitu kemampuan menyampaikan gagasan secara lisan maupun tertulis dengan jelas, santun, dan percaya diri.
E. Desain Pembelajaran
Desain pembelajaran menjadi inti dalam penyusunan RPM.
1. Capaian Pembelajaran
Capaian pembelajaran merupakan kompetensi yang diharapkan dikuasai murid pada akhir fase pembelajaran. Komponen ini menjadi dasar dalam menentukan tujuan dan kegiatan belajar.
2. Lintas Disiplin Ilmu
Pembelajaran mendalam mendorong keterkaitan antarmata pelajaran. Murid diajak memahami bahwa berbagai konsep saling berhubungan dan dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran menjelaskan kemampuan spesifik yang harus dicapai murid setelah mengikuti proses pembelajaran. Tujuan dirumuskan secara jelas, terukur, dan sesuai dengan karakteristik murid Kelas 6 SD.
4. Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
Indikator digunakan untuk mengetahui sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Indikator dirumuskan dalam bentuk kemampuan yang dapat diamati dan diukur.
5. Topik Pembelajaran Kontekstual
Topik pembelajaran dipilih berdasarkan kedekatannya dengan kehidupan murid, seperti:
- Persatuan dalam keberagaman.
- Hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
- Pelestarian lingkungan hidup.
- Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Energi dan pemanfaatannya.
- Globalisasi dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.
- Kewirausahaan sederhana.
- Persiapan menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Pendekatan kontekstual membuat pembelajaran lebih bermakna karena murid dapat menghubungkan pengalaman belajar dengan kehidupan nyata.
6. Kerangka Pembelajaran
Kerangka pembelajaran memuat alur pelaksanaan pembelajaran secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Guru menentukan model, metode, strategi, media, serta pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik murid Kelas 6 SD.
F. Praktik Pedagogik
Praktik pedagogik dalam Deep Learning berfokus pada terciptanya pengalaman belajar yang sadar, bermakna, dan menyenangkan.
1. Kemitraan Pembelajaran
Guru membangun kerja sama dengan orang tua, warga sekolah, dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan proses belajar murid.
2. Lingkungan Belajar
Lingkungan belajar dirancang agar aman, nyaman, inklusif, dan mampu mendorong partisipasi aktif murid dalam pembelajaran.
3. Pemanfaatan Digital
Teknologi dimanfaatkan secara bijak untuk memperkaya pengalaman belajar melalui video edukatif, simulasi interaktif, aplikasi pembelajaran, maupun sumber belajar digital lainnya yang sesuai dengan kebutuhan murid.
G. Langkah-Langkah Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran berdiferensiasi memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk belajar sesuai kebutuhan dan potensinya.
1. Kegiatan Pendahuluan
Guru melakukan orientasi, apersepsi, motivasi, berdoa bersama, menyampaikan tujuan pembelajaran, serta membangun kesiapan belajar murid.
2. Kegiatan Inti
Kegiatan inti dapat berupa mengamati, mencari informasi, berdiskusi, eksperimen, pemecahan masalah, presentasi, maupun proyek yang dirancang agar murid terlibat aktif dalam pembelajaran. Guru menerapkan strategi diferensiasi berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar murid.
3. Kegiatan Penutup
Kegiatan penutup meliputi refleksi, rangkuman, penguatan materi, tindak lanjut, apresiasi terhadap usaha dan hasil belajar murid, serta doa penutup.
H. Asesmen Pembelajaran
Asesmen dalam RPM dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung perkembangan murid.
1. Asesmen Diagnostik
Dilakukan sebelum pembelajaran untuk mengetahui kemampuan awal, kebutuhan, serta potensi murid.
2. Asesmen Formatif
Dilaksanakan selama proses pembelajaran melalui observasi, tanya jawab, diskusi, penugasan, unjuk kerja, maupun hasil proyek. Hasil asesmen digunakan sebagai umpan balik untuk memperbaiki pembelajaran.
3. Asesmen Sumatif
Dilaksanakan pada akhir pembelajaran untuk mengetahui tingkat pencapaian tujuan belajar murid. Bentuknya dapat berupa tes tertulis, praktik, proyek, presentasi, maupun portofolio.
Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru Lengkap
Bagi guru yang sedang mencari perangkat pembelajaran praktis, Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru 2026 ini dapat menjadi referensi dalam melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada murid. Modul ini dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah, karakteristik murid, serta kebutuhan pembelajaran pada masing-masing satuan pendidikan.
1️⃣ Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2️⃣ Pendidikan Pancasila
3️⃣ Bahasa Indonesia
4️⃣ Matematika
5️⃣ Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
6️⃣ Bahasa Inggris
7️⃣ Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
8️⃣ Seni Budaya
👉 Modul Ajar Deep Learning Seni Musik Semester 1
👉 Modul Ajar Deep Learning Seni Musik Semester 2
👉 Modul Ajar Deep Learning Seni Teater Semester 1
👉 Modul Ajar Deep Learning Seni Teater Semester 2
👉 Modul Ajar Deep Learning Seni Tari Semester 1
👉 Modul Ajar Deep Learning Seni Tari Semester 2
[Download] Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Lengkap Semua Mapel (Format Word)
Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) memberikan arah baru dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Fokus pembelajaran tidak lagi sekadar menyelesaikan materi, tetapi memastikan setiap murid memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, mengembangkan rasa ingin tahu, mampu berpikir kritis, bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, serta memiliki karakter yang kuat.
Dengan perencanaan yang sistematis dan berpusat pada murid, proses pembelajaran di Kelas 6 SD diharapkan dapat membantu murid tumbuh menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, kreatif, sehat, serta siap menghadapi berbagai tantangan pada jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu, pembelajaran mendalam juga diharapkan mampu membekali murid dengan keterampilan hidup yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru 2026 Lengkap dan Siap Pakai ini dapat dijadikan sebagai referensi bagi guru dalam menyusun dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan prinsip pembelajaran mendalam. Namun demikian, guru tetap perlu melakukan penyesuaian berdasarkan kondisi satuan pendidikan, karakteristik murid, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kebutuhan belajar di masing-masing sekolah agar pembelajaran dapat berlangsung secara optimal dan memberikan dampak positif bagi perkembangan murid.
![[dokumenguru.com] Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru [dokumenguru.com] Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiFFWu1ZXjP8X-Qf86geEzT5Byg_ecLY9DC6hnJOxlnnJvKTpknV0x2ZuOH46zg_bALSiVWhFBuJanS77oxx0MMe0bqcmPeTuqMJgFKxKohhvxOb0YOg3MKUSEKQkBP_6eKlMDqs6eEE7nRxoyVaKSrTsEQB-9DA_HGmoOuqzyNX8_cUzlKiTdNzRhwjVPf/w400-h225-rw/%5Bdokumenguru.com%5D%20Modul%20Ajar%20Deep%20Learning%20Kelas%206%20SD%20Terbaru.png)
Posting Komentar untuk "Download Modul Ajar Deep Learning Kelas 6 SD Terbaru 2026 Lengkap (Format Word)"
Posting Komentar